2017, DP2KB Canangkan 15 Kampung KB

img

TENGGARONG, Dari 15 Desa yang di canangkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar untuk menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB) di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. 


Menurut Lina selaku Kasi Kampung KB dari awal tahun 2017 hingga bulan Agustus ini DP2KB baru 12 desa yang sudah dicanangkan, Desa tersebutt yakni Desa Kembang Janggut Kecamatan Kembang Janggut, Desa Beloro Kecamatan Sebulu, Desa Gas Alam Badak Kecamatan Muara Badak, Desa Sangsanga Muara Kecamatan Sangasanag, Desa Sangkuliman Kecamtan Kota Bangun, Desa Batuah Kecamatak Loa Janan, Muara Kemabang Kecamatan Muara Jawa, Kelurahan Api Laut Kecamatan Samboja serta Desa Sebuntal  Kecamatan Marangkayu.


 "Untuk perencanan selanjutnya ada 3 Kecamatan yakni Muara Muntai, Muara Kaman dan Tabang, selanjutnya yang sudah terjadwal pastinya pada Tanggal 7 September 2017 sedangkan untuk Muara Kaman kami masih kordinasi kepada teman teman lapangan sekitanya kapan pembentukan berikutnya,  Sedangkan untuk Kecamatan Tabang saat ini kita saat ini dalam posisi tidak memiliki petugas lapangan." Kataanya.


Lina menargetkan dari 3 sisa perencanaan Kampung KB akan ditargetkan akan selesai pada akhir September 2017 ini akan selesai semua.


Sementara itu Pejabat DP2KB, Siswan menambahkan, Kampung KB ini merupakan tempat untuk semua stekholder yang ada di Kabupatan Kukar bisa masuk di Kampung KB, disetiap Kampung KB disetiap kecamatan mempunyai alasan yang berbeda jadi apa yang di permasalahkan di situ itulah timbul di Kampung KB, sehingga targetnya pun tergantung kampung masing-masing. Contoh Desa Sangkuliman kemarin memerlukan lingkungan hidup dan perikanan serta di Sanga sanga memerlukan Rekoduksi karena tingkat kematian bayi ibu hamil lumayan dan sedangkan di Loa Janan dia memerlukan pertanian dan pertenakan.


"Nah, dari masing masing kampung KB berbeda beda, Dia memberkan masukan ke kita. Pak kampung kami perlu begini, kalo kebetulan kami ada kegiatan Kabupaten kita akan mencarikan Narasumbernya dibawa kesana untuk meningkakn SDM, jadi kita masuk sesuai kebutuhan desa itu sendiri." Ujaranya.

 Ini menggunakan dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dari APBN sedangkan untuk dana daerah bulum ada masuk di sini.”Insya Allah kedepanya ada dan kami akan bergerak lebih luas lagi dan dari dana minimal ini kami memaksimal program di masing masing Kecamatan.”katanya. 

Harapan nya, desa yang ada Kampung KB kehidupanya lebih baik, Itu bukan ke KB nya saja karena KB ini sekarang namun tugas sekarang adalah pengendalian penduduk.”Nh KB sekarang bukan hanya membatasi anak tetapi bagaimana menjaga jarak kelahiran ini dan menajdi kerluarga atau anak yang berkualitas.”ujarnya.dra/poskotakaltimnews.com